Praksis Pendidikan Menurut Habermas (Rekonstruksi Teori Evolusi Sosial Melalui Proses Belajar Masyarakat)

Main Article Content

I Ketut Wisarja I Ketut Sudarsana

Abstract

Abstrak


Habermas yang bernama lengkap Jurgen Habermas seorang filosuf Jerman dari mazhab kritis. Ia mengkritik habis epistemologi pendahulunya yakni; Karl Marx terhadap pengandaian-pengandaian dan material historis sebagai cacat fundamental, yang mengkaitkan secara linier kemajuan rasionalitas manusia dengan perkembangan alat-alat produksi. Habermas mengatakan ini dapat terjadi karena materialisme historis mengesampingkan segi-segi komunikatif yang mendasari formasi sosial baru disetiap tahap perkembangan masyarakat. Proses belajar masyarakat secara evolusioner tergantung pada kompetensi individu-individu yang menjadi anggotanya. Kompetensi itu tidak dikembangkan secara individual dan terisolasi, tetapi dengan interaksi sosial melalui perantara struktur-struktur simbolis yang berasal dari dunia kehidupan mereka. Perkembangan kompetensi ini terjadi dalam tiga tahap komunikasi yang oleh Habermas disebut “Sketsa tiga tahap perkembangan kompetensi komunikatif”.Pengendalian teknis terhadap proses-proses yang objektif atau yang diobjektifkan telah menggantikan emansipasi manusia. Kolonisasi paradigma sistem terhadap paradigma dunia-kehidupan telah mengarahkan kesadaran hidup bersama pada perilaku yang manipulatif. Konsekuensi logisnya, wacana pendidikan cenderung mengarahkan dirinya ke dalam logika sistem-industri yang tengah terselenggara, dengan demikian pendidikan niscaya mempertautkan dirinya dengan gerak modernisasi.


Kata Kunci: praksis pendidikan, rekonstruksi teori evolusi sosial, dan  proses belajar masyarakat.


 


Abstract


[Education Praxis according to Habermas (Reconstruction of Social Evolution Theory Through Community Learning Process).]Habermas whose full name is Jurgen Habermas a German philosopher from a critical school. He criticized the epistemology of his predecessors, namely; Karl Marx against historical assumptions and materials as fundamental flaws, which linearly associate the progress of human rationality with the development of the means of production. Habermas says this can happen because historical materialism ignores the communicative aspects underlying new social formations at every stage of community development. The evolutionary process of community learning depends on the competence of the individuals who are members. The competence is not developed individually and isolated, but by social interaction through the intermediaries of the symbolic structures derived from their living world. This development of competence occurs in three stages of communication which Habermas calls the "Sketch of the three stages of the development of communicative competence".The technical control of objective or objectified processes has replaced human emancipation. The colonization of the system paradigm against the life-world paradigm has directed awareness of coexistence on manipulative behavior. The logical consequence, the educational discourse tends to direct itself into the logic of the established industry-system, so education necessarily links itself to the motion of modernization.


Keywords: education practices, reconstruction of social evolution theory, and community learning process

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
WISARJA, I Ketut; SUDARSANA, I Ketut. Praksis Pendidikan Menurut Habermas (Rekonstruksi Teori Evolusi Sosial Melalui Proses Belajar Masyarakat). Indonesian Journal of Educational Research, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 18 - 26, oct. 2017. ISSN 2541-2159. Available at: <http://edujurnal.iainjambi.ac.id/index.php/ijer/article/view/33>. Date accessed: 15 dec. 2017.
Section
Articles